Kuliah di Kanada Uang Pas-Pas-an, Shawn Pemuda Ganteng dan Tak Pelit
Kuliah sambil bekerja sebagai kasir di Kanada, Shawn, anak Andi Soraya merupakan sosok yang sangat loyal pada keluarga. Setiap dapatkan honor dari berbagai pekerjaan, Shawn selalu menitipkan uang kepada ibunya.
“Honor dia dari syuting dulu lumayan, selalu saya yang simpan uangnya. Bahkan dia bilang kalau mau pakai uangnya silakan mama, tapi saya bilang ini uang buat tabungan kamu. Shawn memang sosok bertanggung jawab dan nggak pelit. Wawasan dan keinginan dia dewasa banget,” ujar Andi Soraya ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).
Tak hanya honor syuting, Shawn juga membagikan honor projek kampus dan pekerjaan lainnya kepada keluarga. Menunggu Shawn sukses berkarier di Kanada, Andi Soraya berencana titipkan anak bungsunya, Kylie, pada Shawn.
“Aku sudah bilang ke Shawn, mau titipkan Kylie anak bungsu saya ke Shawn. Capek mama ngurus anak terus. Gantian kamu yang ngurus adik perempuannya. Kebetulan jurusan yang Shawn ambil cukup jarang yaitu computer science engineering. Aku bilang kamu nggak usah pulang tekuni kuliahnya dan kalau bisa ambil S2 dan S3,” pungkas Andi Soraya.
Menempuh pendidikan kuliah di Kanada, Andi Soraya tak manjakan putranya Shawn. Hanya berikan uang bulanan ala kadarnya, Shawn harus mencari tambahan biaya hidup dengan bekerja paruh waktu sebagai kasir Poker online terpercaya.
“Dia jadi kasir, di tempat Casino, kerja di supermarket retail, anak saya pekerja keras. Saya cuman bisa kasih uang segini, suatu hari kamu nggak akan sama saya, biar mandiri. Dia sekolah. Bagi waktu jadi kasir. Di toko sini berapa jam. Di toko sana berapa jam. Ingat ya, kamu di sana bukan buat kerja tapi sekolah,” ujar Andi Soraya ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).
Andi Soraya memang mendidik keras putranya. Karena sebagai anak pertama dan kelak menjadi kepala keluarga, Shawn harus menjadi pribadi yang kuat.
Tak izinkan Shawn bolak-balik pulang ke Tanah Air, Andi Soraya mengaku bahkan belum pernah mengunjungi Shawn di Kanada. Keduanya hanya bisa melepas rindu lewat sambungan telepon.
“Shawn sama saya kayak teman, telepon bisa sampai 3 jam, anaknya sangat mandiri dan nggak manja, kadang-kadang saya kasihan, anak artis lain kayaknya enak. Pulang Indonesia sudah kayak Jakarta-Bandung. Dia kan sekolah di sana harus ngerasain sekolah, jadi harus rasakan hal-hal susah bukan hal-hal gampang,” pungkas Andi Soraya.

Comments
Post a Comment